I KEN'T DO IT
Hello blogger my old friend...
Tida ada yang lebih mengerikan daripada kerja dirumah. Kerja dirumah pers*eta*n. Ini pertama kalinya gue ngerasa kalo dunia lagi munggungin gue. Gue inget kata-kata temen gue menjelang masuk semester 8 "Nanti saling menguatkan ya."
But here we are. Terjebak di tengah-tengah kekacauan lahir batin.
Bukan gue ga berusaha jadi positif, berusaha meskipun cuma bisa bikin 2 paragraf dalam waktu 24 jam, gue berusaha walaupun sedikit tapi sedikit tuh ga pernah cukup.
Uuuggh I'm so struggling, I can't even look at myself right now.
Masalahnya dengan ngerjain ini dirumah bagi gue itu terlampau banyak. Gue bingung mau mulai darimana, si*al.
Mari kita mulai dari dosbing. Gue dapet 2 dosbing yang bisa terbilang cukup chill dan selaw diantara dosen fakultas gue. Dengan dosbing macem itu sama gue yang dari lahir juga udah cukup chill dan selaw, abis lah gue kelindas prokrastinasi. Dalam keadaan normal aja gue suka susah apalagi kek gini? Sampe sekarang aja gue masih belom ada komunikasi sama dosbing 2 gue. Padahal udah ada grup, gada basa-basi sama sekali. Gue marah. Melampiaskan. Tapi gue hanya sendiri disini.
Terus, terus dan terus, gue ga dapet kabar apapun dari temen-temen gue. Gaada yang basa-basi nanya progress, ngeluhin apa kek gitu, tiba-tiba aja mereka udah jadi fokus sama diri sendiri. Gatau deh mereka sibuk ngapain. Di saat krisis dan kritis seperti ini. Grup dosbing 1 gue juga sepi. Grup dosbing 2 apalagi. Grup peer group gue juga. Tiba-tiba semuanya hening. Gue sih bukan mengharapkan mereka lagi struggle sama kek yang gue hadapin sekarang...oke itu satu dan gue pengen termotivasi dari mereka gitu.
Gue mau diskusi sama dosbing satu gue, bingung mau nanya apa.. Ini buka email aja ga berani coba bayangin.
I need help. I actually really need help. Bukan bantuan yang seperti itu. I need a hand. A helping hand. Shit.
Gue aja sempet membayangkan, sisi ambisius gue ini keluar dari sisi malas gue, bikin dua orang trus yang ambis ini kerja terus dan begitu sisi ambis gue capek, yang sisi males gue bisa nenangin sisi ambis gue buat istirahat bentar sebelum nantinya kerja keras lagi.
Iya, gue adalah satu orang yang selalu ga bisa condong ke satu trait. Iya kadang gue rajin tapi ga disaat yang tepat. Iya kadang gue males tapi ga disaat yang tepat. Mau tau kenapa? Untuk pertama kalinya gue menyalahkan zodiak gue. Sun gue di Aries tapi Mars gue di Taurus. Gue berapi-api tapi dalam realitanya gue malesan. Si alan kan emang. Jadi pengen namain anak jadi Alan.
Yang lebih menderitanya dari dosbing gue sekarang ini adalah tidak adanya timeline yang jelas. Mati tidak? Tiba-tiba ada perwakilan yang ngechat di grup "kalo udah punya bab 1 boleh silakan di kirim."
This is why sometimes I hate flexibility.
And in these hard times, all I need is just a hug. One-long-warm-simple hug and I'll know it'll be fine. Everything'll be fine.
Words? It doesn't even matter now. Who cares about that bull crap like "Fighting!" "You can do it!" you said to other people. You don't know them well enough, maybe they're not telling you the full story, their back story.
You know what matters now? When someone said they can't do something without seeing their effort to change that something, you should say of course you can't do that something and look at them dead in the eye. After that, adds if you just lying around, moping, always self deprecate, then yes you can't do that something.
Menurut gue, itu yang dimaksud dengan mengembalikan orang ke kenyataan. Setuju sama mereka, trus abis itu ga setuju. Tapi abis itu si orang lain ini terus ngedampingin si orang bermasalah, ga peduli apa yang terjadi. ITU BARU IDEALNYA.
Gue butuh banget orang yang kek gitu. Hallo gue buka lowongan nih.
Kan enak dengernya kalo percakapannya gini;
"Gue bego banget dah masa gini aja gabisa."
"Tau lu bego banget si. Sini mana kita coba bareng-bareng."
"Kenapa sih gue salah mulu?"
"Lo mah emang salah mulu. Yang tadi lo lakuin menurut gue juga bukan hal terbaik. Coba kalo lo kaya gini-gini-gini. Pertimbangin deh."
"Astaga gue males banget ngerjainnya."
"Kebiasaan. Sini kita main dulu. Abis itu pokoknya lo harus fokus ya, gue pantengin."
Sayangnya apa yang kita inginkan ga bisa selalu kita dapatkan. Emang dunia ini jahat, pengennya liat manusianya struggling mulu.
Aaahh tidak menyangka beban gue sedikit keangkat setelah ngoceh gajelas disini. Andai blog gue jadi manusia...
Pengen jadi alien aja dah gue.


Komentar
Posting Komentar