OVULASI (17+)

Gue baru saja menyadari suatu hal.

Kalau "kecenderungan" yang gue alami ini adalah sebuah fetish, setelah gue lebih menganggap kecenderungan ini adalah sebuah guilty pleasure.

Dibutuhkan empat tahun kurang bagi gue untuk menyadari hal yang sudah jelas!!! Yang penting kan pada akhirnya gue nyadar juga!!!

Kemudian muncul pertanyaan; apa yang bikin gue sadar kalo kecenderungan ini adalah sebuah fetish? Kalo gitu ayo gue bawa kembali ke memori dimana gue pertama kali ketemu Nishikido Ryo.

Lewat film yang enggan gue sebut judulnya gara-gara kepanjangan, petunjuk yang bisa gue kasih cuma film ini rilis di tahun 2009 jadi mari kita sebut film ini film 2009.

Gue kayaknya pernah nulis juga, terkait video-video yang cenderung gue tonton ini, kalo gue ga mengulang video yang udah pernah gue tonton karena biasanya efeknya udah ilang. Harusnya dari situ udah ketauan ya?? Batu banget pala gue ini. Nah tiba-tiba tanpa ada angin, tanpa ada ujan, tiba-tiba aja gue nonton ulang film 2009 ini di youtube yang udah dibagi jadi beberapa bagian.

Dan yang tak terduga pun terjadi. Gue merasakan apa yang gue rasakan ketika gue pertama kali nonton film itu. Rasanya kayak 2017 lagi.

Trus benang merahnya mana Sal?

Kebetulan, belakangan ini gue udah merasa nyeri-nyeri dikit dibagian perut bawah dan keputihan gue makin banyak yang mana itu artinya gue sudah berada di masa-masa sebentar lagi bakal dateng bulan. Dari situlah gue menarik kesimpulan bahwa kecenderungan gue ini adalah sebuah fetish makanya kenapa kadang gue mengalami dimana gue pengen banget nonton video itu sama kadang ada juga gue ga pengen-pengen amat, itu di pengaruhi oleh hormon gue.

Sekarang ayo gue tunjukkin aktor yang memerankan karakter berpenyakit mana yang mengguncang jiwa gue!

Val Kilmer jadi saingannya Jeremy Irons waktu gue pengen memutuskan pengen ngabisin filmografinya siapa duluan karena gue naksir dua aktor dalam waktu yang bersamaan. Gue juga nggak tau kenapa bisa barengan kek gitu tapi yang menang Jeremy Irons. Alasan paling masuk akal adalah dia lebih tua dari Val dan walaupun Val sempet kena cancer yang menghilangkan suara indahnya sepenuhnya, gue lebih khawatir sama si tua bangka itu.

Berperan sebagai Doc Holliday di film Tombstone (1993), Val Kilmer bikin lutut gue lemes pas ngeliat muka dempul dia, dengan percikan air di dahinya sebagai karakter yang punya penyakit saluran pernafasan. Mendadak Doc Holliday jadi penampilan terbaik dia sejauh ini.

Benwa Majimel udah punya beberapa pengalaman dalam memerankan pria lemah fisik. Dari mulai The Children of the Century (1999) bareng mantan, trus ada The King is Dancing (2000) gue gatau itu film tentang apaan, sampe yang paling baru yang sempet bikin gue bernafsu (malu banget), Peaceful (2021) yang mana gue ga peaceful sampe gue ketemu itu film hanya untuk gue kena bias parah banget pas gue berhasil nonton filmnya.

Iya, Benwa seenak itu aktingnya diliatnya walaupun secara visual dia nampak kayak udah enampuluh tahun (di 2021 dia baru empat tujuh).


Nah kalo ini, selain dia yang paling sepuh disini, dia juga paling banyak main jadi pria lemahnya. Dari mulai debut pertamanya sebagai pria lemah setelah berperan sebagai pria bangsat di sepanjang tahun 80an dan pertengahan 90an, di tahun 1996 dia main jadi Alex di Stealing Beauty (1996). Di tahun berikutnya, Chinese Box (1997). Lanjut lagi di film And Now...Ladies and Gentlemen... (2002), Correspondence (2016) dan terakhir di House of Gucci (2021).

Karakternya nggak seekstrim karakternya Benwa ataupun Val tapi tetep aja ampuh menyentuh kalbu gue, terutama si Alex yang nggak ada abis-abisnya gue ceritain.

Yang terakhir adalah Nishikido Ryo yang baru-baru ini bangkit dari kenangan lama gue.

Segitu dulu ya. Semangat puasanya!!

Komentar

Yang ini juga bagus, lho.