TOP 10 IRONS CHARACTERS
Tulisan ini harus selesai hari ini, apapun yang terjadi (gagal). Gue udah menunda terlalu lama tanpa ada alasan yang jelas dan karena gue lagi merasa ringan tapi sedikit terganggu, jadi biarkan gue mulai tulisan ini (makin molor).
Gue inget apa yang menghentikan gue dari menulis ini dari terakhir kali gue mencoba membuat postingan ini. Itu karena gue merasa urutannya ga cocok DAN gue ga bisa nemuin gifnya Alex Parrish sialan itu.
Maaf kalo agak agresif kayaknya udah masuk bulan ovulasi.
Dan suntuknya adalah, dia adalah karakter paling top gue!
(damn, rupanya gue ga bikinin beginian buat Benwa dan Kael. Sorry guys! I never love you less!)
Pasti udah pada kenal sama Alex Parrish. Bapak penulis berpenyakit yang tinggal sama sahabatnya yang diperankan oleh istrinya di pinggiran Italia dan menghabiskan waktunya menjadi sosok bapak ke anak sahabatnya yang lain. Gue gatau nasib akhirnya dia gimana tapi kayaknya dia mendun setelah ngabisin rokok yang dikasih sama Lucy sebelum mereka berpisah.
Damn, Pucci dari Casanova (2005) juga kaga ada gifnya.
Apa yang ada di pikiran gue saat masukin Pucci ke daftar ini. Tapi dia cukup menghibur lho. Hampir komedian kayak Profion dari Dungeons & Dragons (2000). Pucci jadi orang suci dari gereja yang pengen nangkep Casanova si pemeran utama. Wig-nya ga kuat,
DAMN, Atticus dari An Actor Prepares (2018) juga kaga ada!
Yang bikin Atticus ini sedikit spesial adalah dia jadi villain modern alias jadi aktor sekaligus seorang ayah yang brengsek bagi anaknya, Adam. Jadi setelah mereka di persatukan kembali oleh kabar Atticus masuk rumah sakit, mereka akhirnya bonding dalam perjalanan mereka menuju pernikahan Adam. Sebenernya Atticus ga jahat-jahat banget disini, cuma hidupnya cenderung liar aja dan itu bisa dimaklumi karena dia aktor. Stereotipnya kan begitu.
Serupa juga sama Better Start Running (2018)
Sepertinya gue cuma lebih mengapresiasi peran-peran modern dia yang ga meululu soal peselingkuh mengingat USIANYA YANG UDAH KEPALA 7 DI TAHUN 2018. Dia harusnya memerankan seseorang yang lebih baik daripada peran-peran dia pas muda. Ini contohnya dia jadi kakek-kakek bitter, ex tentara yang harus duduk di kursi roda.
Terimakasih The Merchant of Venice (2004) udah menyediakan gif buat gue. Gak kayak film lain!
Ini pun pilihannya diantara ini atau yang dia ciuman sama Joseph Fiennes. Berhubung bagian paling kuat disini adalah dimana dia lagi di adili, jadi gue ambil yang itu. Disini dia pasrah, nelangsa banget, tapi sayangnya gue ga ngerti apa yang mereka omongin karena bahasanya pake bahasa Shakespear. Sama aja kayak film Mar yang Julius Caesar (1953) itu.
Ini bukan adegan suami istri sah. Yang cewek adalah calon istri anak yang cowok. Dan Jeremy sa*nge banget disini, ga kuat. Sa*nge-nya sampe gue malu kalo liat dia sama Juliette dan kesannya sampe gue rasa dia ini mikirnya udah ga pake otak tapi pake ti*tit. Sejauh ini belom ada yang memunculkan kesan seperti itu pas gue nonton.
Dungeons and Dragon (2000) berada di garis abu-abu. Jeremy sebagai Profion (seorang antagonis, tentunya) sangat goofy dan komikal. Gak lucu, tapi cringe. Sementara di sisi lain, gue paham dia chanelling his theatrical perfomance dalam film ini. Makanya gue suka. Walapun ga suka-suka banget.
Elliot dan Beverly Mantle jadi peran favorit gue berikutnya because simply, Jeremy Irons memerankan dua orang dengan sangat baik. Gue suka metode dia dalam membedakan dua karakter yang cuma beda-beda tipis itu dengan menunjukkan kalo Bev titik energinya ada di tenggorokan sedangkan Elly titik energinya di jidat. Gue suka pas dia ngejelasin itu. AYO MANA LAGI AKTOR YANG BISA MEMERANKAN PERAN GANDA SEBAIK JEREMY?
Iya gue tau Humbert-nya Jeremy itu gila. Diluar nalar. Dan jauh lebih bagus dari James Mason (bener bukan namanya?) Tapi yang mengejutkan adalah ketika gue sadar kalo Jeremy ini memerankan Humbert seperti lagi jatuh cinta! Jatuh cinta pada anak di bawah umur dengan cara orang dewasa. Makanya gue kagum sekaligus heran sama orang ini, bisa-bisanya dia jadiin Humber sebagai peran "jatuh cinta" terbaiknya.
Salah satu peran di awal karirnya yang peselingkuh tapi dia ga bisa di bilang antagonis juga karena semua memang terobsesi sama dia, dan dia jadi kayak di manfaatin gitu sama orang-orang yang tertarik sama dia. Keluguan, dan kekikukan Guy Jones perlu di apresiasi karena dia gaada memerankan yang model ginian lagi.
Akhirnya selesai, nantikan kategori top 10 ketiga!











Komentar
Posting Komentar