10 THINGS I WANTED TO DO WITH MY SPOUSE #9YEARSLATEREDITION


Rasanya kayak lagi berhadapan sama diri gue di tahun 2017. Hai, Salsa tahun 2017. Kamu kaget gak kalau sembilan tahun setelah kamu nulis ini, kamu masih belum nikah juga? Semoga kamu gak kaget mengingat seperti apa kita bersikap di depan lelaki...

Harusnya biar keren, gue tunggu tahun depan biar judulnya makin asik; 10 THINGS I WANTED TO DO WITH MY SPOUSE AFTER 10 YEARS EDITION.

Dengan ini harapannya tahun depan gue udah menikah ya biar ga diketawain sama dua versi Salsa sekaligus. Alas, nggak masalah juga kalau belum menikah besok. Toh hidup dan mati bukan karena menikah atau tidaknya. Paling kena di mental dikit. 

Sebagai Salsa yang sedikit lebih dewasa, membaca tulisan ini bikin gue agak bergidik. Beberapa hal yang pengen gue lakukan ada yang terlalu cetek yang bisa dilakukan kapan saja sama siapa saja ga harus sama jantan. Yang ga berubah cuma di bagian gue orangnya masih pasrahan ternyata. Ada juga yang konyolnya bukan main...ya masa gue menulis daftar itu dengan memposisikan, gue menikah pas lagi kuliah. Gue bahkan ga kuat ngekutip kata-kata gue di tahun 2017 itu.

Sekarang, mari kita lihat apakah gue masih se-cetek dulu.

#1 KENCAN TIAP MALAM SABTU

Yap. Gue masih se-cetek dulu.

Ini terinspirasi dari adik saya yang sedang menjalin kisah cinta dengan pacar barunya. Mereka setiap minggu keluar mulu!!!!! Kecuali kalo adek gue lagi sibuk nugas. Gue mau!!!! Kalo udah nikah kan ketemu mulu, nah setiap Sabtu kita ketemunya diluar. 

Di bayangan gue nih, kalo misalkan gue nggak kerja, suami gue doang yang kerja, Jum'at itu kan masih hari kerja, nah kita misal mau kencan kemana nih, ketemuannya langsung di tempat itu! Pasti asik banget! Deg-degan mau ketemu ayang di tempat umum.

Di anter-jemput ayang kedengarannya memang nyaman, tapi untuk sekarang gue masih punya bayangan romantis gila kalau kita jalan masing-masing ke tempat kencan tuh, seger aja rasanya. Gue jadi punya waktu sendiri dulu sebelum ketemu, terus adrenalinnya makin meningkat sambil nunggu dia dateng kalo gue nyampe duluan dan sebaliknya.

Omong-omong, gue emang ga mau kerja. Kalo bisa. Semoga Salsa dapat suami yang kaya raya, mapan, kesejahteraan terjamin dan royal mampus sama gue, aamiin.

#2 MENCINTAI DAN MENIKMATI CINTA DIA SAMPAI MAUT MEMISAHKAN

Kalo nggak gini ngapain menikah?

Kalo nggak bisa mencintai dan menikmati cinta pasangan kita, buat apa mengucapkan saya terima nikahnya?

Gue pernah baca kita emang ga bisa mencintai pasangan kita setiap harinya dengan cara yang sama dan porsi yang sama. Mungkin pasangan kita hari itu ada salah sedikit sama kita, trus cinta kita yang tadinya puja-puji sepanjang hari, jadi dari jam 9 sampai 5 aja. Tapi kita tetap mencintai dan menikmati cinta dia di setiap harinya.

#3 MANCING EMOSI

Sama keluarga aja gue kadang suka jadi provokator, apalagi sama orang yang gue liat pertama kali pas gue bangun dan terakhir kali pas gue tidur?

Gue akui gue ini ga suka terlalu serius, lebih suka bercanda, tapi kalo udah serius harus diseriusin. Social cue gue jelek jadi mohon maaf lahir batin di awal buat siapapun yang akan meminang gue di masa depan.

Jadi, selama suami gue orangnya asik, berpikiran terbuka, dan ga punya cara jahat atau buruk untuk menanggapi permainan cetek gue, gue akan selalu berusaha memancing batas emosinya. Tenang, biar kita nggak sama-sama tegang aja kok.

#4 MENJADI SATU DENGAN PASANGAN

Kalian mesti liat Jeremy Irons dan istri, Sinead Cusack. Mereka saling melengkapi satu sama lain. Jeremy orangnya nggak terlalu prepare tiap mau main film, Sinead terlalu prepare tiap mau main film. Kita boleh saling bertolak belakang tapi jadikan perbedaan itu hal yang bikin kita jadi satu. Perbedaan itu bikin kita jadi lebih kuat.

Emang paling bener harus lakinya yang kecintaan sih.

#5 MENJADIKAN PASANGAN SEBAGAI DESTINASI

"Kok pulangnya cepet banget? Nongki dulu lah."
"Nggak ah, gue mau ke istri gue."

"Kamu liburan mau kemana?"
"Berenang di mata kamu, makan bibir kamu, bermain di tubuh kamu."

"Makan siang dimana kita hari ini?"
"Restoran kesukaan istri saya. Maksud saya, Restoran Bumbu Desa."

Oh to be loved like that.

#6 MENARI DAN MENYANYI BERSAMA SAMBIL BERES-BERES RUMAH

Gue pernah nangis karena mikirin ini pas lagi cuci piring.

Gue kan orangnya suka dengerin musik hampir setiap saat ya, trus waktu gue lagi cuci piring sambil dengerin lagu, kadang gue suka ikutan nyanyi atau mendadak joget. Gue mendadak mellow karena kepikiran, laki gue mau nemenin gue mendadak dangdut gak ya? Karena kalau gue tau gue bakal cuci piring sendirian sementara dia nyebat diluar atau asik sendiri diluar, gue ga akan kuat.

#7 SEHARIAN DI KASUR

Ini agak...sulit dilakukan karena gimana kalo kita mau buang air atau makan? Sebagai seorang Taurus moon, ini sangat pengen gue coba untuk lakukan sih.

#8 DI PIMPIN OLEH PASANGAN

Ini sih mesti, kudu, wajib. Gue suka diarahin tapi ga suka diatur. Ini akan fluktuatif tergantung seperti apa karakter pasangan gue di masa depan. Tapi PLEASE PLEASE PLEASE pimpin gue. Pandu gue ke dalam hidupmu, kehidupan yang kamu mau kita jalani bersama dengan kasih, cinta, dan sayang...karena kalo lu gak bisa mimpin gue, buat apa jadi cowok??

#9 NONTON FILM

Nah ini kedengerannya agak waras dan mudah dilakukan. Gue udah bosen ya, nonton film sendirian. Sekarang gue mau nonton sama pasangan gue, yang akan menjelaskan ke gue kalo gue nggak ngerti, yang akan terus memotivasi gue buat lanjut nonton terutama untuk film-film ngantuk. Kecuali kalo pasangan gue juga berbagi perasaan yang sama. Mending kita bawa kengantukan itu ke kasur bersama. Yang akan mau dengerin gue celoteh tentang Stealing Beauty, yang akan bersedia nemenin gue rewatch film itu untuk yang kesejuta kalinya.

#10 MELAKUKAN APAPUN BERSAMA PASANGAN

Bernapas. Makan. Minum. Tidur. Ke kamar mandi. Ke mal. Berenang. Kerja. Baca buku. Nonton. Jalan ke warung. Ke kondangan. Ke acara. Belanja bulanan. Julidin orang. Membenci orang. Menyukai orang. Minum kopi. Melihat pemandangan. Nangisin Demon Slayer. Berdosa. Berpahala. Berbuat jahat. Berbuat baik. Tertawa. 

Gitulah pokoknya.

Di daftar kali ini gue belom masukin punya anak karena jujur aja, pandangan gue tentang punya anak, terutama di tahun ini, terutama di tahun depan kalau dunia malah makin bejat, berada di prioritas paling bawah. Kecuali pasangan gue bikin gue mikir "Gue goblok kalo gue ga punya anak dari dia." nah itu baru akan gue sosor tanpa pikir panjang.

Bangga gak gue udah makin dewasa?! Terima kasih kepada Salsa di tahun 2017, kesalahanmu bikin aku sadar akan kebenaran.

Tulisan ini akan ada follow upnya.

Komentar

Yang ini juga bagus, lho.